• Jelajahi

    Copyright © Ainews.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Recent Posts

    Iklan

    233 Karyawan PT Shoes BATA Purwakarta Menuntut Pesangon Karena di PHK.

    Selasa, 07 Mei 2024, Mei 07, 2024 WIB Last Updated 2024-05-07T13:57:39Z


    Ainews.co.id- Sejak 30.04.24 pabrik BATA yg berada di Purwakarta berhenti berproduksi & Jumat 03.05.24 pihak manajemen mengumumkan ke publik. 


    Persaingan dan pergeseran selera konsumen mengakibatkan kurangnya permintaan menjadi alasan tutupnya BATA.

    Merek sepatu Bata sudah ada sejak lama. Bata atau T&A Bata Shoe Company merupakan bagian dari Bata Shoe Organization (BSO) dan terdaftar di Zlin, Cekoslowakia oleh dua bersaudara, yaitu Tomas Anna dan Antonin Bata pada 1894.


    Baca Juga : Jenazah"Putu Satria Ananta Tustika"Korban Kekerasan Siswa STIP di serahkan ke Pihak Keluarga.


    Pada tanggal 15 Oktober 1931, perusahaan sepatu Bata resmi berdiri di Hindia Belanda yang pada awalnya merupakan importir sepatu untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat Hindia Belanda sendiri yang beroperasi di Tanjung Priok.

    Enam tahun kemudian, Tomas Bata mendirikan pabrik Sepatu di tengah perkebunan karet di area Kalibata, beralamat di Jl. Kalibata Raya Jakarta Selatan. Selanjutnya produksi sepatu terjadi mulai tahun 1940.

    Pada tahun 1982, PT Sepatu Bata TBK terdaftar di Jakarta Stock Exchange. Adapun pabrik di Purwakarta telah berdiri sejak tahun 1994.

    Karyawan pabrik hanya bisa berkumpul dalam upaya mendapatkan hak-hak mereka akibat penutupan pabrik sepatu Bata  Purwakarta sebanyak 233 karyawan kehilangan pekerjaannya mereka mendatangi  SPSI Purwakarta untuk membantu perjuangan pasca pabrik tutup menurut sejumlah karyawan pihak manajemen melakukan penutupan selama 2 tahun terakhir ini para karyawan hanya berharap mendapatkan pesangon pemutusan hubungan kerja dengan nilai maksimal. 


    Namun di sisi lain"Mentri Perindustrian Agus gumiwang Kartasasmita menyatakan untuk perusahaan BATA sedang mengalamai Transisi " Dan juga menyerahkan penyelesaian nasib para pekerja ke perusahaan tersebut,imbuhnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    +